Vihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Dipadati Pengunjung

Seturut pengamatan mata penulis, umat penganut aliran Tridharma yang bersembahyang pada Tahun Baru Imlek di kompleks Vihara Dharma Bakti berdatangan silih berganti. Dalam waktu satu jam, pengunjung yang datang bisa mencapai 100 orang. Para pengunjung sudah mulai mendatangi vihara sejak Sabtu (13/2).

Di halaman dan di dalam vihara, para pengunjung berdesakan untuk melakukan sembahyang. Orang sulit bergerak di dalam kerumunan pengunjung yang berdesakan.

Kompleks Vihara Dharma Bakti Penuh Sesak oleh Pengunjung

Pengunjung Keluar Masuk di Pintu Vihara Dharma Bakti

Pada kesempatan terpisah, pengurus Vihara Dharma Bakti, Herman mengatakan sekitar dua ribu umat Buddha, Konghucu, dan Tao akan mengunjungi Vihara Dharma Bakti pada hari raya Tahun Baru Imlek 2561.

“Puncak datangnya pengunjung kira-kira pada pergantian tanggal 13 Februari dan 14 Februari. Kira-kira 2.000 orang bisa memenuhi Jalan Petak 9, sampai untuk lalu lintas orang berjalan saja penuh sesak,” kata Herman.

Pemandangan yang berbeda terlihat di Vihara Dharma Jaya yang terletak sekitar 200 meter dari Vihara Dharma Bakti. Di vihara tersebut jumlah pengunjung jauh lebih sedikit dari jumlah pengunjung Vihara Dharma Bhakti. Suasana lengang terlihat di pelataran dan di dalam Vihara Dharma Jaya.

Menurut Pengurus Vihara Dharma Jaya Komari, pengunjung di viharanya tidak terlalu banyak karena terdapat perbedaan Dewa Penjaga atau “Tuan Rumah” dari kedua vihara tersebut.

“Vihara Dharma Bakti itu Tuan Rumahnya Dewi Kwan Im. Nah, Dewi Kwan Im itu adalah yang paling dikenal orang banyak, Makanya banyak orang pergi sembahyang ke sana,” kata Komari.

Vihara Dharma Jaya sendiri memiliki Tuan Rumah yaitu Dewa Cheng Goan Cheng Kun, yang tidak begitu populer dibandingkan Dewi Kwan Im. Padahal, menurut Komari, di Vihara Dharma Jaya juga disediakan rupang Dewi Kwan Im untuk yang ingin berdoa melalui Dewi Kwan Im.

Sementara itu, pengunjung bukan saja berasal dari kalangan penganut aliran Buddha, Konghucu, dan Taoisme saja, melainkan juga turis dan rakyat biasa. Alasan mereka datang karena ingin melihat para penganut aliran Tridharma tersebut untuk berdoa. Ada pula yang sengaja datang untuk menyaksikan pertunjukan Barongsai.

Namun, ternyata Vihara Dharma Bakti tidak menyajikan pertunjukan barongsai pada saat tahun baru Imlek. Beberapa pengunjung yang merupakan orang awam merasa kecewa.

Perarakan Barongsai dan Liong baru akan diadakan pada saat Cap Go Meh yang akan jatuh pada tanggal 28 Februari. Vihara Dharma Jaya akan membuat rute yang cukup panjang untuk perarakan Barongsai dan Liong tersebut, yaitu dari Jalan Petak 9 akan menuju ke Jalan Fatahilah dan Olimo, kemudian kembali lagi ke Jalan Petak 9.

Vihara Dharma Bakti dan Vihara Dharma Jaya didirikan pada tahun yang berdekatan, sekitar tahun 1600-an. Kedua vihara ini sempat dibakar oleh Belanda pada tahun 1740, namun berhasil dibangun kembali pada tahun 1750.

(M-PPS)

About these ads

2 thoughts on “Vihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Dipadati Pengunjung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s