Sekolah Terbakar, Kerugian Mencapai 200 Juta

BANDUNG—Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 19 yang berada di Jalan Dago Pojok RT01/RW03, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong mengalami kebakaran ,Kamis (7/2) pukul 21.30 WIB. Penyebab kebakaran sementara diduga karena kesalahan pemasangan Miniature Circuit Breaker (MCB). Akibatnya, sekretariat ekstrakurikuler cabaret Potret, taekwondo, pecinta alam Ciguam, tiga ruang kelas, dan satu ruang bimbingan konseling (BK) ludes dilalap api.

Menurut Engkos Kosasih, Hubungan Masyarakat (Humas) SMAN 19, yang ditemui Jumat (8/2), mulanya kebakaran berasal dari sekeretariat Potret, lalu merambat ke kelas-kelas di sebelahnya. Dugaan sementara penyebab kebakaran yaitu konslet listrik arus pendek. Pemadam kebakaran dan polisi datang satu jam kemudian.

“Api berhasil dipadamkan warga dan empat unit mobil pemadam kebakaran. Sekitar jam (pukul, red) 00.45 WIB, api sudah padam,” ujar Engkos.

Satpam SMAN 19 Encon Karman menyatakan dirinya sedang tidak ada di sekolah ketika kebakaran tersebut terjadi. Akan tetapi ia sempat datang mengecek bahan bangunan karena sekolah memang sedang dibangun. Ia juga sempat memeriksa sejumlah ruangan kelas yang ada di sekolah itu.

“Penjaga sekolah sepertinya ada di sekolah saat kebakaran terjadi. Saya sempat memeriksa dan melihat lampu ruangan kelas yang terbakar dalam keadaaan mati. Saya segera meminta kepada penjaga sekolah untuk mencari penyebab lampu mati. Ternyata lampu mati berasal dari MCB yang berhubungan dengan kelas tersebut dan akhirnya diganti. Namun sekitar pukul 21.30 WIB, api mulai berkobar. Jadi diduga, kebakaran berasal dari arus pendek MCB tersebut,” ungkap Encon.

Sementara itu menurut keterangan saksi mata Eka Arman (35), warga sekitar yang memiliki warung di sebelah SMAN 19, warungnya masih buka pada saat kebakaran terjadi. Mulanya ia tidak sadar akan kebarakan tersebut, namun karena warga berhamburan keluar rumah, barulah ia menyadari kebakaran itu. Berbeda dengan keterangan Engkos, Eka mengatakan api sudah padam sekitar pukul 22.30 WIB.

“Kebakarannya mulai jam setengah sepuluh malam (pukul 21.30 WIB, red). Saya dan warga lainnya langsung menelepon pemadam kebakaran berkali-kali. Kira-kira setengah jam kemudian pemadam kebakarannya datang,” ujar Eka.

Engkos menambahkan hari ini murid-murid tetap masuk seperti biasa, tidak diliburkan. Ruangan kelas yang terbakar, yaitu kelas 11 IPA 1, 11 IPA 2, dan 11 IPA 3, akan digantikan dengan ruang laboratorium sementara ini. Ruang-ruang yang terbakar akan segera dibangun dalam waktu dekat ini.

“Kerugian akibat kebakaran ini mencapai 200 juta. Mungkin ruangan-ruangan yang terbakar akan dibangun lagi dengan swadaya sendiri. Belum ada bantuan dari pemerintah. Masyarakat, artinya orang tua murid, tidak dimintakan bantuan,” lanjut Engkos.

Dalam beberapa hari ke depan, mungkin pihak SMAN 19 akan mengupayakan pergiliran kelas meskipun dari dua puluh tiga ruangan kelas masih ada dua puluh kelas yang tersisa. Akan ada kelas pagi dan kelas siang nantinya.

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah SMAN 19 Bandung Sugiarto, dalam jumpa pers Jumat (8/2) pukul 09.00 WIB, memberikan pernyataan yang berbeda dengan Engkos mengenai jumlah materi kerugian dari kebakaran ini.

“Kerugian ditaksir mencapai kira-kira 100 juta. Akan tetapi meskipun terjadi kebakaran, untuk hari ini, siswa-siswi tidak diliburkan dan tetap masuk seperti biasa. Kami akan membuat jadwal kelas bergilir agar proses belajar mengajar tidak terhenti” ujarnya.

Sugiarto juga berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera memberikan bantuan kepada pihak SMAN 19 untuk membangun kembali ruang-ruang kelas yang rusak. Perbaikan harus segera dilakukan agar tidak menghambat proses kegiatan belajar-mengajar (KBM) di sekolah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memasang garis polisi (police line) di sekeliling ruangan-ruangan yang terbakar. Para wartawan dan warga hanya boleh mengamati dari luar police line. Hal itu diterapkan agar tidak ada kesimpangsiuran bukti dan proses penyelidikan dapat berjalan dengan lancar.

Sedangkan bersamaan dengan waktu kebakaran SMAN 19, juga telah terjadi kebakaran di Taman Kopo Indah II. Menurut kabar, satu rumah terbakar. Dua mobil pemadam kebakaran dikirim ke lokasi. (Tys)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s