The Pelican Brief

pelicanbriefFilm ini berlatar di Amerika Serikat sekitar tahun ‘8o-an. Ceritanya berkisar tentang skandal yang dilakukan oleh presiden yang berkuasa saat itu. Kisah berjalan diawali dengan kematian Rosenberg yang seorang Hakim Mahkamah Agung (MA) dan Jensen yang merupakan seorang penegak hukum yang juga pecinta alam dan lingkungan hidup. Rosenberg mati tertembak di rumah sakit. Sedangkan Jensen dibunuh dengan cara dicekik dengan mengggunakan tali di sebuah klub gay. Keduanya mati dibunuh pada hari yang bersamaan dan hanya berselang dua jam.

Kematian Rosenberg dan Jensen tersiar ke seantero negara. Presiden tidak menutup mata akan kejadian itu. Mulanya presiden terlihat akan mengusut kasus tersebut hingga tuntas. Akan tetapi, pada perkembangannya presiden dan anak buahnya menghambat langkah FBI untuk mengusut kasus pembunuhan tersebut.

Adalah seorang mahasiswi jurusan hukum di New Orleans yang berusaha membuat teori pembunuhan tersebut. Gadis itu bernama Darby Shaw. Selama seminggu dia menyusun teori itu dan membuat dugaan sementara siapa pelaku pembunuhan itu. Darby menyerahkan dokumen yang berisi teorinya kepada dosennya, Thomas Callahan. Dokumen itu berjudul The Pelican Brief.

Thomas dan Darby memiliki hubungan khusus selain antara dosen dan mahasiswi. Bisa dikatakan mereka adalah sepasang kekasih. Thomas memuji teori yang dibuat Darby karena menurutnya teori tersebut tak pernah terpikir oleh siapa pun. Maka Thomas pun memberikan dokumen itu kepada Gavin Verheek, sahabatnya, di salah satu cafeteria.

Tak lama setelah Thomas memberikan dokumen itu kepada Gavin, Thomas pun terbunuh. Saat itu Thomas dan Darby baru saja selesai berkencan. Darby sempat menawarkan diri untuk menyetirkan mobil Thomas. Thomas yang sedang dalam keadaan mabuk enggan memberikan kuncinya pada Darby. Maka Darby pun memutuskan untuk berjalan kaki. Beberapa meter setelah ia melangkah, mobil Thomas meledak dan Thomas mati seketika. Sejak saat itu hidup Darby tak pernah tenang. Teror terus membututinya kemana pun dia pergi.

Sementara itu, Gray Gantham, seorang jurnalis di Amerika Serikat menerima beberapa kali telepon gelap yang menyatakan penelepon itu mengetahui perkara pembunuhan Rosenberg dan Jensen. Gray Gantham adalah jurnalis terakhir yang berhasil mewawancarai Rosenberg sebelum dia menemui ajal. Gray merasa berkewajiban untuk mengusut kasus karena pemerintah tak kunjung menetapkan tersangka.

Penelepon gelap yang mengaku bernama Garcia masih terlihat ragu ketika harus mengungkap kebenaran kepada Gray. Beberapa kali dia menelepon Gray tetapi belum berniat untuk menemui Gray. Hingga tiba saatnya Garcia akhirnya membuat perjanjian untuk bertemu Gray. Akan tetapi, belum berapa saat teleponnya ditutup, Garcia menelepon kembali dan membatalkan pertemuan itu.

Dari pihak Darby, dia telah beberapa kali bertemu dengan orang-orang yang berniat membunuhnya karena telah membuat The Pelican Brief. Rumahnya dibongkar, semua berkas tertulis dan komputernya dicuri. Darby memutuskan untuk menghubungi Gavin yang mengetahui di mana dokumen The Pelican Brief berada.

Setelah beberapa kali Darby dan Gavin melakukan percakapan lewat telepon, dikethuilah bahwa dokumen itu sudah diserahkan kepada FBI. Dan kemungkinan presiden juga telah mengetahui isi dokumen tersebut. Darby pun berniat menemui Gavin di pusat karnaval. Gavin menyetujui akan memakai baju yang disayaratkat Darby. Malang baginya, Gavin dibunuh sebelum sempat menemui Darby.

Pembunuh Gavin adalah orang yang sama dengan yang membunuh Rosenberg dan Jensen. Pembunuh itu bernama Khamel, berasal dari Timur Tengah. Khamel menyamar sebagai Gavin dan berhasil menemui Darby. Sesaat sebelum Khamel menembak Darby, orang lain yang bernama Rupert telah terlebih dahulu menembak Khamel.

Di satu titik Darby sudah tak bisa lagi percaya dengan orang-orang yang berkuasa mengusut kasus pembunuhan itu. Maka dia menghubungi Gray Gantham yang menurutnya juga berminat memecahkan persoalan tersebut. Gray menemui Darby di sebuah hotel dan Darby menceritakan isi dokumennya.

Adalah seorang pengusaha pengeboran minyak bernama Victor Mattiece yang merupakan penyumbang dana terbesar pada kampanye calon presiden saat itu. Setelah presiden berkuasa, Mattiece mendapatkan kemudahan untuk memajukan perusahaan bornya. Pengeboran minyak milik Mattiece mengganngu ekosistem lingkungan dan unggas-unggas yang tinggal di daerah tersebut. Kelompok pecinta lingkungan bernama Green Fund menuntut Mattiece. Sebagian besar dari hakim MA menyetujui tuntutan itu. Mattiece mengalami kerugian besar karena perusahaan bornya dilarang beroperasi. Menurut teori Darby, Mattiece-lah otak di balik pembunuhan Rosenberg dan Jensen.

Teori Darby harus dikuatkan oleh bukti nyata. Satu-satunya jalan adalah melacak keberadaan Garcia, si penelepon gelap yang sempat memberikan kisi-kisi kepada Gray. Darby dan Gray melakukan pelacakan tersebut bersama-sama. Akhirnya diketahui bahwa Garcia bernama Curtis Morgan, seorang pengacara yang bekerja di sebuah law firm (biro hukum). Dan Morgan telah meninggal saat Darby mengunjungi law firm tersebut.

Gray berhasil menemui istri Morgan dan mengetahui keberadaan dokumen yang ingin disampaikan Morgan sebelum kematiannya. Sayangnya percakapan mereka disadap. Darby berhasil mengambil dokumen Morgan yang berupa kaset video di sebuah bank. Darby dan Gray dibuntuti oleh para penyadap. Mereka berhasil lolos dari terror itu.

Dari video Morgan tersebut, terungkaplah fakta yang membenarkan teori Darby. Ternyata Morgan adalah pengacara yang pernah disewa Mattiece. Dari pihak Mattiece telah merencanakan pembunuhan Rosenberg dan Jensen agar tidak menghambat kelangsungan hidup perusahaan bornya.

Gray menelepon orang-orang di Gedung Putih untuk menanyakan konfirmsi seputar Mattiece. Seorang petinggi FBI mengiyakan bahwa Mattiece adalah penyumbang dana terbesar saat kampanye calon presiden.

Sejak semua terungkap, muncul artikel pembunuhan Rosenberg dan Jensen yang ditulis oleh Gray Gantham dan Darby Shaw. Darby memilih mengasingkan diri dan tidak mau namanya disebut-sebut lagi. Masyarakat tidak pernah tahu apakah Darby adalah nyata atau hanya tokoh imajiner Gray. Darby hanya bersedia muncul ke hadapan publik setelah kasus itu benar-benar selesai. Mattiece kembali didakwa. Sedangkan presiden memutuskan tidak akan mencalonkan diri pada pemilihan umum berikutnya. Dan diketahui bahwa Rupert si pembunuh Khamel sebenarnya adalah agen CIA yang berusaha melindungi Darby dan mengawasinya.

The Pelican Brief tersegmen untuk orang dewasa. Film ini sangat bagus untuk ditonton para insan pers karena menceritakan bahwa jurnalis bisa mengungkap fakta yang tidak pernah diusut oleh petinggi negara.

Kehidupan politik tidak selalu bersih dari skandal. Pemerintah yang jujur akan selalu transparan terhadap rakyatnya dan akan mengusahakan kesejahteraan rakyat. Namun tak jarang pemerintahan tidak murni dalam mendapatkan kekuasaannya. Tidak selamanya pemerintahan bersikap adil. Ada kalanya pemerintahan menguntungkan pihak yang juga telah menguntungkan pemerintah, seperti dalam film ini.

Pers dihadapkan pada tantangan sulit karena kesetiaan utama pers tentu saja untuk membela rakyat, walau pers tetap tidak boleh memihak. Wartawan harus bertindak sebagai pemantau independen terhadap kekuasaan. Prinsip anjing penjaga (watchdog) kepentingan publik masih tetap berlaku. Dan hal itu jelas mengatakan bahwa bukan kepentingan pribadi pemerintah yang harus dijaga.

Prinsip anjing penjaga ini jugalah yang akan membawa wartawan untuk mengusut permasalahan. Naluri alami wartawan akan muncul bila dihadapkan pada suatu kasus yang belum terselesaikan. Wartawan tidak membuka suatu kasus berdasarkan paksaan tetapi lebih karena kehausan untuk mencari kebenaran. Perannya bisa disamakan dengan agen-agen detektif.

Kelemahan film ini adalah terlalu banyak menampilkan kebetulan dalam meraih keberuntungan. Darby Shaw seringkali tertolong oleh situasi yang mneguntungkannya. Pada kenyataannya tidak semudah itu mendapatkan keberuntungan saat hendak mengungkap kebenaran. Selain itu, film ini beralur lambat padahal rentang waktu terjadinya pembunuhan dengan pengungkapannya tidak terlalu jauh. Film ini menyiratkan seolah pengungkapan kasus terjadi selama bertahun-tahun.

Kelebihan film ini adalah berisi pesan kepada masyarakat untuk waspada pada pemerintah yang sedang berkuasa. Masyarakat dibantu pers bisa melakukan pengawasan pemerintah. Film ini bisa membangkitkan semangat para wartawan untuk membongkar kasus-kasus pemrintah. Di Indonesia selama ini pers kurang gigih dalam mengungkap fakta. Salah satu contonya adalah misteri seputar berakhirnya pemerintahan Soekarno.

3 Comments Add yours

  1. wagenugraha says:

    Film lawas ya ? kalau gak salah ini diangkat dari Novel John Grisham dengan judul yang sama…Alur cerita kasus hukum yang rumit khas John Grisham (walaupun ada perbedaan di film) plus aktor watak Denzel Washington pasti membuat seru,

    Sudah pernah nonton “Run Away Juri” dan “The Firm” dua-duanya sama juga film yang diangkat dari novel hukum John Grisham, yang tentunya dibintangi aktor-aktor watak🙂

    Nice review m’Tyas

  2. Eddy says:

    Pelican Brief novel bagus, jalan ceritanya mengalir.

  3. kartini tan says:

    sinopsisnya lengkap. thanks sudah
    bnyk membantu. gbu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s