Penyesalan

Gue ngerasa sedih banget hari ini. Pagi-pagi gue harus kirim email tugas tentang jurnalisme sastrawi. Hal yang bikin gue sedih, gue gak bisa ikut mata kuliah IN DEPTH REPORTING, yang sangat gue sayangi dan sukai. Ini mata kuliah “berat” terakhir yang harus gue lalui. Gue membayangkan bahwa diskusi topik ini di kelas pasti seru banget.  Gue sebenarnya pengen bisa presentasi hari ini tentang itu, tapi nggak bisa karena masih di rumah. COba deh baca buku Jurnalisme Sastrawi, kumpulan tulisan berjenis literary journalism yang dibuat rekan-rekan wartawan keren, Andreas Harsono, Linda Christanty, Chik Rini, dsb. Gue jadi punya mimpi baru setelah membaca buku itu. Pengen banget deh bisa nulis itu suatu saat nanti, dan menghidupkan jenis jurnalisme itu di Indonesia, meneruskan perjuangan Andreas Harsono dan majalah Pantau yang udah mati.

That’s it. Paling nggak mata kuliah ini harus terlalui dengan gue mendapat nilai bagus. Tapi jenis in depth tuh emang paling susah. Gue sendiri aja ngerasa deg-degan buat ngejalaninnya bulan-bulan mendatang. Sedih banget nggak ikut hari ni, gara-gara urusan di sekitaran rumah. Oke, ntar gue bakal posting tentang jurnalisme sastrawi yang abis gue baca deh. Lumayan buat referensi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s