Be Careful, You Can Lose Your Identity

Film ini menceritakan tentang seorang analis sistem computer, Hope Cassidy, yang sangat pintar dan hebat. Hope diterima bekerja di perusahaan keuangan di Istanbul. Meski pacaranya, James, sudah melarangnya pergi, Hope tetap pergi ke Istanbul.

Kejadian-kejadian ganjil pun mulai muncul semenjak ia menginjakkan kaki di pesawat. Ia bertemu seorang pramugari yang sangat murah hati dan ramah. Pramugari tersebut memberinya sebuah gelang, yang untuk seterusnya selalu dipakai oleh Hope. Hal aneh kedua yang terjadi adalah bahwa saldo Hope yang mulanya bernilai $44.200.000 lenyap begitu saja. Kemudian ketika tiba di Istanbul, paspornya tiba-tiba dibekukan.

Hope hampir-hampir tidak memiliki uang tunai, apalagi ia terlantara di negeri baru dan tak tahu harus melangkah ke mana. Untunglah, ada seorang supir taksi yang berbaik hati mengantarkannya ke hotel.

Jika Hope berpikir akan bisa beristirahat tenang di hotel, ia salah. Tak lama setelah memasuki hotel. Para pelanggan hotel diminta keluar dari hotel karena keadaan darurat. Saat semua orang berada di luar hotel, kamar Hope pun digeledah tetapi Hope tidak menyadarinya.

Hope belum sadar akan keanehan yang terjadi. Keesokan harinya ia pergi ke kantor barunya dan ia mendapat sambutan hangat. Ia diminta memeriksa sistem keuangan perusahaan tersebut dengan memperbaiki sistem firewall. Belum lama ia memeriksa sistem itu, orang keamanan perusahaan itu menariknya keluar perusahaan.

Hope tak tahu apa yang telah dikerjakannya sehingga ia diusir dari kantor itu. Maka ia pun mengunjungi kantor kedutaan AS untuk memperbaiki paspornya. Keesokan harinya paspor itupun jadi. Ketika Hope mengambilnya, ia melihat namanya sudah berubah menjadi Kelly Roos. Ia menyangka ada kekeliruan dari pihak kedutaan dan orang dari kedutaan tersebut berjanji akan membantunya.

Hope mulai curiga atas keanehan ini. Ia menelepon tempat bekerjanya dan mencari Hope Cassidy. Ternyata ada Hope Cassidy lain yang telah bekerja di tempat itu, alih-alih dirinya. Ia akhirnya tahu bahwa identitasnya dipalsukan untuk modus tertentu.

Ia pun menerobos masuk ke kantornya dan berhasil bertemu dengan Hope palsu. Hope asli berusaha meyakinkan pihak perusahaan bahwa dirinyalah Hope Cassidy yang sebenarnya. Namun, pihak perusahaan tidak memercayainya dan menyuruh pihak keamanan menangkap Hope.

Ketika Hope keluar dari perusahaan, terjadi tembak-menembak yang seru. Hope dibuntuti oleh seseorang yang berusaha membunuhnya. Sejak saat itu Hope hidup dalam pelarian. Di jalanan terdapat poster-poster dirinya dengan nama Kelly Roos yang menjadi buron atas dua pembunuhan.

Hari-hari berikutnya ia berhasil membuat janji dengan Hope palsu. Akan tetapi, belum sampai mereka bertemu, Hope palsu dibunuh. Berikutnya diketahui supir taksi yang selalu menolongnya mati dibunuh. PIhak kedutaan besar AS yang mengetahui permasalahannya pun ditemukan tewas.

Berniat untuk mengungkap kebenaran, Hope berencana memasuki perusahaan tempat seharusnya ia bekerja. Di sinilah terlihat Hope menggantungkan hidupnya pada Pocket PC-nya. Ia merekam suara pemilik perusahaan ketika meneleponnya. Sistem keamanan perusahaan tersebut hanya bisa ditembus dengan sensor suara pemilik perusahaan. Ia berhasil masuk ke perusahaan itu. Akan tetapi, belum lama ia berada di dalamnya, ia pun ketahuan. Sekali lagi Hope berhasil melarikan diri.

Di jalanan, hal aneh lainnya terjadi, ia bertemu dengan pramugari ramah yang dijumpainya di pesawat. Pramugari itu menolong Hope dan menawarinya tinggal di rumahnya. Hope menceritakan niatnya untuk mengambil uangnya kembali. Dengan keahliannya sebagai analis, dia berhasil memalsukan email seorang pemilik bank kepada banknya untuk memberikan sejumlah uang pada Hope Cassidy. Dan ia berhasil Anehnya, saat itu juga ada orang yang menerobos masuk ke rumah sang pramugari dan berusaha membunuh Hope. Pramugari itu menolong Hope dengan menembak orang yang berusaha membunuh Hope.

Hari berikutnya ia ahirnya tertangkap oleh polisi.  Di dalam penjara, ia ditemani seorang psikolog yang berusaha mendengarkan kesaksian Hope. Psikolog tersebut tetap pada pendiriannya bahwa Hope tidak bisa dipercaya. Hope semakin frustasi karena ia tidak bisa mengungkapkan identitas sebenarnya.

Keajaiban telah terjadi ketika pada suatu pagi ternyata ia terbangun di sebuah hotel dengan James menemaninya. Harapan Hope kembali menyusut ketika diketahuinya bahwa James bersandiwara. Hope menyadarinya ketika kata-kata yang diucapkan James sama dengan kata-kata yang diucapkan orang asing kepada Hope palsu.

Hope untuk sementara berhasil melarikan diri dari James yang ternyata bersekongkol dengan psikolog di penjara. Bukan kebetulan ketika di jalan ia diangkut ke dalam sebuah mobil dan bertatap muka dengan pramugari yang selalu menolongnya. Ternyata pramugari tersebut adalah seorang agen FBI. Gelang yang diberikan saat mereka bertemu ternyata sebuah sensor yang bisa memberikan informasi keberadaan Hope. Agen FBI itu berusaha menolong Hope keluar dari kesulitannya. Maka, skenario pun disusun. Hope secara ”kebetulan” bertemu lagi dengan James dan psikolog gadungan. Ia menurut pada James untuk mengambilkan uang di bank. Saat itulah para agen FBI beraksi. Tembak-menembak pun terjadi. Hope berpura-pura mati ketika peluru ditembakkan ke arahnya. Ia tidak mati karena telah memakai kevlar sebelumnya. Para penjahat beberapa mati dan sebagian ditangkap. Sedangkan Hope bisa mendapatkan identitasnya kembali.

2 Comments Add yours

  1. na says:

    hahahaa..tugas semester brp ya ini??pernah nonton bareng jg bukan??hihi.great film,smart story.x)

  2. simon says:

    film nya bagus..sipp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s