Supermom Tried to Heal Her Cancer Girl

Judul                : The Sister’s Keeper

Sutradara        : Nick Cassavetes

Pemain            : Cameron Diaz, Abigail Breslin, Sofia Vassilieva, Jason Patric.

Film ini menceritakan tentang sebuah keluarga yang mengorbankan hampir segalanya untuk menyembuhkan salah seorang anggota keluarga mereka yang terkena penyakit leukemia. Sara (Cameron Diaz) dan Brian (Jason Patric) seperti hidup seperti keluarga harmonis pada masa-masa awal kehidupan mereka. Mereka telah dikaruniai dua anak, laki-laki dan perempuan yang dinamai Jesse dan Kate. Kehidupan mereka yang nyaris sempurna dilanda cobaan ketika Kate yang pada saat itu berusia 4 tahun divonis menderita leukemia ganas.

Kate sepertinya sudah tidak dapat disembuhkan lagi karena tidak ada sumsum tulang belakang dari ayah, ibu, maupun kakaknya yang cocok untuknya. Dalam kebuntuan itu, dokter menyarankan hal yang tidak lazim, yaitu merencanakan kelahiran anak donor yang dikondisikan agar memiliki gen-gen yang menyerupai Kate. Sperma Brian dan ovum Sara dipertemukan di luar rahim dan disuntikkan gen tertentu agar nantinya anak donor ini bisa menjadi “penyedia” kebutuhan tubuh Kate.

Anak itu lahir dan dinamai Anna (Abigail Breslin). Meski sadar ia dilahirkan dengan perencanaan matang, ia tetap menyayangi kakak perempuannya, Kate (Sofia Vassilieva). Anna menjadi adik yang selalu menjaga Kate dan menjadi tempat curahan hati Kate dalam masa susah maupun senang.

Sara pun keluar dari pekerjaannya sebagai pengacara demi mengurus Kate di rumah. Ia melakukan apa saja demi kesembuhan Kate. Sampai-sampai Sara melupakan kedua anaknya yang lain. Pada akhirnya, Kate pun tumbuh dengan kelimpahan kasih sayang sang ibu. Segala kemauan Kate selalu dipenuhi Sara. Namun, Kate juga tak memiliki kehendak sendiri karena sifat protektif Sara.

Kate menjalani kehidupannya tidak seperti anak normal karena ia tidak pergi ke sekolah. Namun, ia mendapatkan keluarga yang luar biasa menyayanginya dan memberinya banyak momen berharga dalam hidup. Kate sempat pula menjalin cinta pertama dengan sesama pengidap kanker. Hubungan itu kandas ketika kekasihnya meninggal. Dalam banyak hal, Kate terlihat sebagai pribadi yang kuat. Akan tetapi, beberapa kali psikologi Kate terguncang ketika menyadari dirinya bukanlah orang yang berguna, hanyalah penderita kanker yang buruk rupa. Saat ia menjalani kemoterapi, rambutnya pun rontok dan menyebabkan kebotakan. Itu membuat Kate stres. Sara ikut menggunduli rambutnya agar anaknya kembali mendapatkan kepercayaan dirinya.

Tak ada yang memperhatikan pertumbuhan Anna yang terlihat menerima segala sesuatunya dengan sabar, sampai akhirnya Anna—yang telah berusia 10 tahun—pun memberontak. Surat gugatan atas kemerdekaan medis dilayangkan Anna pada Sara, ibunya. Anna tak lagi mau dijadikan sebagai donor untuk kakaknya. Ia sudah cukup menderita karena sejak kecil bagian-bagian tubuhnya diambil untuk kakaknya. Kali itu ginjalnya direncanakan akan didonorkan bagi Kate yang mengalami gagal ginjal.

Kelakuan Anna itu menuai murka dari ibunya. Sara menjadi benci terhadap Anna yang hampir menggagalkan usahanya untuk menyembuhkan Kate. Anna merasa ibunya hanya menyayangi Kate, hanya menganggap Anna dan Jesse tidak ada. Hubungan Anna dan Sara memburuk karena Anna tetap melanjutkan gugatannya hingga ke tahap persidangan.

Brian dan Jesse mendukung langkah Anna, dan itu dianggap Sara sebagai usaha untuk membiarkan Kate mati perlahan. Bagaimanakah kelanjutan tuntutan Anna terhadap Sara? Bagaimana perasaan dan tanggapan Kate mengetahui bahwa adiknya telah keberatan untuk menolongnya lagi? Apa jadinya keluarga ini?

Film ini layak ditonton, apalagi bersama keluarga. Tidak banyak film yang menyajikan nilai-nilai yang bisa dijadikan panutan oleh penonton. Banyak hal manusiawi yang bisa ditelaah dalam film ini. Selain itu, banyak hal mengejutkan yang tak disangka-sangka terjadi dalam kisah ini.

Nick Cassavetes adalah sutradara brilian yang mampu membius penonton dengan alur dan adegan yang mengharukan. Kemampuan Cassavetes ini telah dibuktikan dalam film The Notebook. Dan kini saatnya membuktikan kemampuan Cassavetes lewat The Sister’s Keeper.

2 Comments Add yours

  1. ical says:

    ah..kenapa dvd bajakan saya rusak

  2. elisabetyas says:

    Beli lagi… saya menangis nonton film itu😥
    A must seen movie…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s