DKR GELAR AKSI TERHADAP KINERJA MENKES

Jakarta, 27/1 (ANTARA)-Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) menggelar aksi protes terhadap merosotnya pelayanan kesehatan rakyat, termasuk rencana penghentian Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), selama 100 hari kerja Menkes Endah Rahayu Sedyaningsih.

“Dulu di masa (Menkes, red) Siti Fadilah Supari, Jamkesmas untuk rakyat miskin terasa sekali. Ada sekitar 64,7 rakyat Indonesia punya kartu Jamkesmas dan bisa berobat gratis,” kata Koordinator Aksi DKR Alvan Noviar,, Rabu, di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta.

Dalam aksi tersebut, pemerintah dituntut untuk mengembalikan hak-hak rakyat dalam bidang kesehatan dan meninggalkan politik neokolonialisme dan imperialisme berbentuk masuknya RS asing komersial ke Indonesia., yang dianggap merugikan rakyat.

Selain itu, DKR menuntut pemerintah untuk memeriksa dan memberhentikan Menkes Endang Rahayu. Pasalnya, Endang Rahayu dinilai mengomersialisasikan pasien miskin dengan penerapan asuransi, menaikkan harga obat, membiarkan gizi buruk merajalela, membatalkan pemasaran obat seharga seribu rupiah, membuka kembali kerja sama penukaran sampel virus orang Indonesia dengan pihak asing.

“Kami, kader-kader DKR nasional dan daerah, menemukan banyak penolakan terhadap pasien-pasien Jamkesmas. Kehabisan obat menjadi alasan rumah sakit-rumah sakit untuk menerima pasien,” tutur Alvan.

DKR juga menyerukan pada 76,4 juta warga pemegang kartu Jamkesmas untuk mempertahankan haknya. Rakyat diimbau untuk menuntut pembebasan biaya kesehatan tanpa pungutan berupa iuran, premi, atau asuransi lainnya.

Rumah sakit daerah diharapkan agar memberikan pelayanan kesehatan yang pro-rakyat.

Alvan menambahkan, Jamkesmas ini diharapkan menjadi satu-satunya jaminan kesehatan untuk rakyat miskin. DKR menolak rencana Jamkesmas yang akan dijadikan asuransi. Pemerintah diharapkan untuk menolak segala bentuk kerja sama asing, terutama bidang kesehatan, karena sangat merugikan rakyat Indonesia.

Aksi protes yang digelar pada pukul 10,00 WIB ini disertai dengan aksi teatrikal dari DKR yang mengilustrasikan penderitaan rakyat miskin yang tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.

“Aksi hari ini dilakukan sebagai starting (awal, red) untuk teman-teman yang akan menggelar demo besok,” imbuh Alvan.

M-PPS/B/A011

(T.M-PPS/B/A011/A011) 27-01-2010  13:49:43

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s