PENGEMIS KECEWA, PENDAPATAN TIDAK MEMUASKAN SELAMA IMLEK

Jakarta, 14/2-Sekitar 500 pengemis berdesakan memenuhi pelataran Vihara Dharma Bakti demi megais rezeki dari para umat yang sembahyang di vihara tersebut, namun pendapatan mereka dari mengemis tak seperti yang diharapkan.

“Saya di sini sudah dari semalam, Mbak. Tapi duit yang saya dapat cuma 9 ribu aja, “ tutur Aini, pengemis asal Tangerang, di Vihara Darma Bakti, Jakarta, Minggu.

Aini membawa serta ketiga anggota keluarganya untuk mencari rezeki di hari Imlek. Jumlah sebesar Rp.9,000

Ratusan Pengemis Berkumpul di Pelataran Vihara Dharma Bakti

merupakan jumlah gabungan rezeki Aini dan keluarganya. Namun, selain mendapatkan uang, Aini juga mendapatkan minyak goreng dan makanan yang langsung diberikan oleh para pengunjung.

Serupa dengan Aini, pengemis asal Rangkasbitung Ole mengatakan, dirinya baru mendapatkan uang Rp.6,000 dari total tiga anggota keluarganya. Ole mengaku berada di vihara sejak pukul 06,30 pagi.

Pernyataan kedua pengemis tersebut berbeda dengan pernyataan petugas keamanan di Kawasan Petak 9. Menurut Petugas Linmas Glodok Hilman, jika melihat dari jumlah angpao yang dibagikan, setiap pengemis yang sudah stand bye sejak malam bisa mendapatkan Rp.30,000.

“Tiga puluh ribu apanya (Rp.30,000, red)? Kalau dapat segitu tiap orang, saya dari tadi sudah pulang. Duit segini juga paling cuma cukup buat ongkos pulang,” sangkal Ole.

Senada dengan Ole, Aini mengakui bahwa dirinya mengamati cara kerja para petugas pengaman. Angpao yang biasanya berisi lembaran uang puluhan ribu hingga seratus ribu akan dibagikan ke para petugas.

“Saya lihat sendiri mereka ambil angpao yang duitnya banyak. Kita-kita ini (pengemis, red) cuma dikasih yang isinya ribuan aja,” tutur Aini, kesal.

Pembagian Sedekah secara Kolektif

Seorang Petugas Menjaga Baskom Tempat Sedekah

Hilman mengatakan, para pengunjung biasanya menaruh sumbangan mereka di dalam baskom yang disediakan di pintu masuk vihara. Para petugas menunggu higga baskom tersebut penuh sebelum membagikan uang dan angpao kepada para pengemis.

“Kalau jumlahnya belum sampai 2,5 juta (Rp.2,500,000, red), kami belum mau membagikan ke pengemis. Bisa-bisa nggak kebagian semua nanti. Kira-kira ada 2,200 pengemislah yang sudah mendapatkan angpao sejak kemarin. Kalau hari ini memang paling hanya 500 orang,” tutur Hilman.

Jumlah 2.200 tersebut, kata Hilman, diperkirakan dari penghitungan jumlah amplop atau angpao yang dibagikan petugas pada para pengemis sejak Sabtu siang (13/2). Jumlah pengemis tahun ini mengalami kemerosotan dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya mendekati 8,000 pengemis.

Sampai berita ini diturunkan, 50 petugas gabungan dari Linmas Glodok dan Satpol PP telah membagikan angpao sebanyak 10 kali sejak pagi.

Menurut Petugas Satpol PP Mahdi, kebanyakan pengemis datang dari Tangerang dan Rangkasbitung. Sebagian besar dari mereka menginap di pelataran vihara mulai Sabtu malam hingga Minggu pagi. Para pengemis tersebut tetap berada di tempat mereka meskipun kemarin malam hujan turun.

Sebanyak 10 petugas Satpol PP dan 36 petugas Linmas Glodok, kata Mahdi, telah dikerahkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan Vihara Dharma Bakti. Para petugas pun memasang tali sebagai penanda tempat yang dikhususkan bagi pengemis. Jadi, pengemis tak diperbolehkan melewati tali tersebut.

“Para pengemis ini harus ditertibkan, ya. Kalau tidak, nanti para pengunjung bisa terganggu,” imbuh Mahdi.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Natali mengakui, tidak terganggu dengan banyaknya pengemis di tempat itu. Hal itu merupakan hal yang biasa terjadi saat Tahun Baru Imlek.

“Biar aja ada pengemis. Kan kita juga mau bagi-bagi rezeki. Jadi, sekalian aja, nggak usah cari jauh-jauh lagi,” kata Natalia.

Natalia mengakui lebih suka tidak memberikan sedekah langsung pada pengemis, tetapi menaruh uang di dalam baskom untuk kemudian dibagikan petugas kepada pengemis. Cara demikian, kata Natalia, bisa membuat suasana lebih tertib dan teratur.

(M-PPS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s