PENJUAL BUNGA ALAMI PENURUNAN PENDAPATAN SAAT IMLEK

Jakarta, 14/02-Penjual bunga mengalami penurunan pendapatan saat Tahun Baru Imlek tiba, penurunan pendapatan mereka mencapai 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada momen yang sama.

“Modal saya 5 juta (Rp.5,000,000, red), tapi uang yang balik ke saya sekarang baru 2 juta (Rp. 2,000,000, red). Rugi besar saya sekarang. Jauh banget penurunan pendapatan dari tahun lalu, nyampe 50 persen mungkin,” tutur Oman, penjual bunga yang menggelar dagangannya di depan pintu masuk Vihara Dharma Bakti, Jakarta, Minggu.

Menurut Oman, penurunan pendapatan tersebut disebabkan karena banyaknya kompetitor yang berdagang bunga juga. Selain itu, kebanyakan pengunjung sepertinya sudah tidak tertarik lagi untuk membeli bunga sebagai ujud persembahan.

“Ada juga pengunjung klenteng yang udah bawa bunga dari rumahnya,” imbuh Oman.

Berbeda dengan para penjual bunga, nasib baik menghinggapi para penjual burung. Menurut salah satu penjual burung Rahman, dirinya bisa mendapatkan untung sebanyak Rp. 5.000.000.

Satu Burung Prit, kata Rahman, dihargai Rp. 1.000. Biasanya pengunjung membeli dalam jumlah banyak. Burung-burung tersebut kemudian dibebaskan dari sangkarnya menuju udara bebas. Pelepasan burung merupakan salah satu tradisi dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

“Satu orang aja bisa membeli 200 burung, jadi langsung dapat uang 200 ratus ribu (Rp.200,000). Hari ini rezekinya lagi bagus. Kalau stok burung habis, nanti ditambah lagi,” tutur Rahman.

Sementara itu, menurut pengamatan ANTARA, bukan hanya pedagang burung dan bunga yang berdagang di Kawasan Petak 9. Di sana terdapat juga pedagang mainan anak-anak, amplop, dan lilin. Namun, jumlahnya tidak seberapa dibandingkan penjual bunga dan penjual burung.

Kawasan Petak 9 sendiri yang pada hari-hari biasa dipenuhi dengan aktivitas jual-beli, pada saat Imlek justru terlihat sepi. Delapan puluh persen toko tutup pada perayaan Tahun Baru Imlek ini. Hanya pedagang sayur mayur, buah, dan daging saja yang terlihat masih berjualan. Namun demikian, tidak terlihat banyak pembeli barang dagangan tersebut.

Suasana Kawasan Petak Sembilan Saat Imlek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s