Alumni Fikom, Rangkullah Almamatermu

Jika Anda bepergian ke area Universitas Padjadjaran (Unpad), Jatinangor pada hari Minggu, maka yang terlihat adalah hamparan para pedagang dan pembeli. Kawasan pendidikan itu “disulap” menjadi pasar—yang biasa disebut Pasar Unpad. Pasar itu tidak memenuhi semua area Unpad, hanya sebatas dari Gerbang Lama Unpad hingga bunderan Kampus Unpad dan sebatas Koperasi Mahasiswa (Kopma) Unpad Jatinangor. Kawasan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) hingga fakultas-fakultas setelahnya tidak dijamah para pedagang.

Namun, ada yang lain pada hari itu, Minggu (9/11). Jika kita menelusuri jalan depan Fisip hingga menuju Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), maka kita akan melihat keramaian yang tidak biasanya terjadi di tempat itu. Sebuah panggung dan tenda-tenda dipasang di area parkir Fikom. Orang-orang berumuran setengah baya berkerumun di tempat itu. Mereka mengenakan seragam yang hampir sama, yaitu pakaian olahraga. Anak-anak kecil terlihat berlarian. Penyanyi panggung pun  menyanyikan lagu-lagu era ’70-an dan’80-an.

Ternyata pada saat itu sedang diadakan Pertemuan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fikom. Pertemuan tersebut dirangkai dalam beberapa acara. Pada pagi harinya sekitar pukul 07.00 WIB, para alumni menggelar jalan santai. Setelah itu, ada berbagai lomba dan hiburan yang disediakan panitia.

Acara itu bukan sekedar untuk berhura-hura, melainkan juga untuk memilih ketua IKA selanjutnya. Pemilihan ketua IKA sendiri dijadwalkan akan dilangsungkan pukul 10.00 WIB. Akan tetapi, pelaksanaan acara baru dimulai pukul 11.00.

Aceng Abdullah, Ketua Panitia Pertemuan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fikom mengatakan, “Ini hanya pemanasan saja untuk Dies Natalis ke-50. Tahun ini hanya bikin acara donor darah, kuliah umum, dan open house. Hari ini (9/11, red) akan ada pemilihan IKA Fikom yang baru.”

Berbeda dengan keterangan Aceng, Dekan Fikom Unpad Dede Mulyana mengatakan, “Acara ini bertujuan untuk meningkatkan persaudaraan, pemilihan ketua IKA Fikom, dan menerima masukan bagi Fikom.”

Dede Mulyana mengharapkan agar IKA ini bisa bermanfaat banyak. Salah satu perwujudannya, para alumni diharapkan untuk mau menjadi dosen tamu dengan topik-topik yang relevan.

“Kalau hanya dosen saja yang mengajar, kan ada kesenjangan antara dosen dan dunia luar. Jika ada sesuatu yang terjadi di luar, maka akan menambah pengetahuan mahasiswa,” tandasnya.

Para wartawan tidak diperkenankan masuk ke acara pemilihan ketua IKA  yang diselenggarakan di Gedung Oemi, Fikom Unpad, Jatinangor ini. Setelah ketua baru terpilih, barulah pihak panitia menyelenggarakan konferensi pers.  Pemilihan Ketua IKA Fikom yang baru tidak memakan waktu satu jam sebab hanya memiliki satu nama calon, yang langsung dipastikan menjadi ketua IKA.

IKA Fikom ini kembali digagas setelah selama delapan tahun vakum. Ketua IKA yang baru terpilih, Gandjar Nugraha, berharap kinerja IKA Fikom akan meningkat agar berkiprah lebih banyak lagi. Selain itu, ia ingin agar nama Fikom Unpad lebih terdengar. IKA akan mengusahakan kontribusi langsung kepada mahasiswa, seperti bertukar pikiran dan memberikan beasiswa.

Selama delapan tahun terakhir, IKA Fikom yang diketuai Jojo S. Adireja ini sempat tidak terlihat kinerjanya. Para pengurus IKA dirasa Gandjar seperti ada dan tiada.  Mereka seperti hanya “tidur” saja.

Ketika ditanya mengenai kesiapannya menjabat sebagai Ketua IKA Fikom, Gandjar menjawab, “Saya siap memegang IKA Fikom kalau dibilang nggak siap. Ada sesuatu yang berat buat kita, alumni Fikom tidak terdengar. Saya iri dengan ikatan alumni fakultas lain, alumni Fikom belum pernah dimanfaatkan,”

Harapan mahasiswa akan adanya IKA ini salah satunya, memberikan link agar setelah mereka lulus nantinya mereka akan muda mendapatkan pekerjaan. Dede menegaskan akan menjembatani keinginan para mahasiswa terhadap para alumni.

“Alumni kan juga sibuk, jika kita tidak berusaha mendekati maka mereka akan cuek-cuek saja (tak acuh, red). Maka, database itu saya kira perlu. Jika alumni tidak diberi kabar apa-apa oleh fakultas, maka mereka akan merasa apakah diri mereka diharapkan dan diakui,” ujar Dede.

Menurut Dede, selama ini ada stereotipe yang berkembang bahwa pihak fakultas akan mendatangi alumni  jika hanya menginginkan bantuan dana, padahal tidak demikian. Hal itu tidak  dibenarkan oleh salah satu alumni, Eddy Kurnia.

“Mahasiswa harus proaktif ke fakultas agar alumni sering tampil. Dan fakultas harus menyambut dengan baik keinginan mahasiswa itu,” kata Eddy.

Menurut Vice President Public Marketing Public Marketing Communication Telkom itu, prospek IKA ini sudah bagus. Industri dan perusahaan makin berkembang, tak terkecuali perusahaan media massa. Kesempatan mahasiswa Fikom untuk bekerja di perusahaan media semakin terbuka lebar. Lebih banyak alumni yang bisa membantu, tidak seperti pada zaman dahulu.

Dede berpendapat mahasiswa memang lebih membutuhkan alumni daripada sebaliknya. Akan tetapi, perlu diingat pula bahwa Nama perguruan tinggi juga akan menentukan masa depan para alumni ketika bekerja. Lulusan dari perguruan tinggi yang ternama, akan diakui lebih kredibel oleh perusahaan-perusahaan dibandingkan lulusan perguruan tinggi lain.

“Menurut saya, keberadaan IKA Fikom ini penting. Memang harus kita akui kiprah IKA ini masih kuranglah. Kita membutuhkan orang. Persoalannya sangat kompleks karena kita fakultas yang besar,” kata Dede.

Secara keseluruhan acara ini cenderung sepi bila mengingat banyaknya alumni Fikom. Panitia menargetkan seratus orang alumni akan menghadiri pertemuan ini. Akan tetapi, bila melihat buku tamu, hanya ada lima puluh alumni yang hadir.

“Jika ditanya mengapa acara ini terkesan kosong, saya menjawab di mana-mana alumni juga punya kegiatan, tidak selamanya waktu mereka kosong. Pengumunannya lewat milis fikom, angkatan, unpad, dan di Pikiran Rakyat juga ada. Pengumumannya hanya dua minggu,” ujar Aceng. (Purwaningtyas Permata Sari)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s