Lucunya Masa PDKT

Lucunya masa PDKT. Tiap bangun pagi, istirahat siang, dan selesai berkegiatan, yang kau lakukan hanya menunggu kabar dari si “dia”. Jantungmu akan berdegup kencang saat orang yang kausukai tiba-tiba ingin meneleponmu, dan membicarakan hal-hal yangg tak penting. Kau akan kikuk saat pria yang kausukai mencari beragam alasan untuk menemuimu di rumahmu. Pria tak’kan langsung mengutarakan bahwa ia menyukaimu, tapi dari gerak-geriknya, kau pasti tahu itu.

Saat kebetulan berada di tempat yang sama, kau akan mencuri-curi pandang ke arahnya. Namun, mendadak menjadi terlalu pengecut untuk menyapa. Kau berharap dia menyadari keberadaanmu tanpa kau harus menunjukkan dirimu. Dan saat dia menemukanmu, kau pura-pura tak melihatnya. Kau pura-pura terlonjak saat pria itu menyapamu. Alih-alih memberikan senyum termanis, kau justru menyeringai. Tak sadarkah kau, Perempuan, bahwa lelaki juga mengumpulkan seluruh keberaniannya untuk menyapamu di tempat umum tanpa terlihat gugup? Otakmu macet, tak mampu menciptakan percakapan, hingga dia pun mengobrol dengan orang lain. Padahal dia ingin mengobrol denganmu. Saat kau kehabisan akal, kau meninggalkan tempat di mana kalian tak sengaja bertemu. Dan laki-laki yang kausukai sebenarnya juga kecewa. Lelaki yang kecewa itu tak’kan berhenti di situ. Dia akan berusaha mengajakmu keluar atau berkencan suatu saat nanti.

Saat pria berkata, “Bolehkah aku memajang foto kita sebagai profile picture Facebook?” Itu berarti ia ingin menelaah apakah kau tertarik padanya atau tidak. Jika kau terlihat gugup, senyum kemenangan akan tergambar di wajahnya. Ia akan semakin PD mendekatimu. Ia tak serius soal profile picture tadi. Ketika kau menunggu sms darinya, percayalah dia pun sibuk memikirkan topik dan waktu yg tepat untuk mengirimu sms.

Saat kauberkata ingin mencari sesuatu, ia akan dengan senang hati mengantarkanmu. Dan saat kaubilang “tak perlu”, ia beri alternatif lain sebagai ajakan berkencan. Sebelum kau mengiyakan ajakan kencannya, mungkin ia sudah meluncur ke rumahmu, dan tak segan memintakan izin kepada ortumu. Kau akan terbata-bata menjelaskan kepada ortumu bahwa seseorang menunggumu di luar. Tentu kau tak ingin ia sendiri yg memintakan izin.

Mungkin ia mengajakmu ke bioskop. Ia akan menyerahkan pilihan film padamu karena ia tak peduli film apa yang akan ditonton, asal bersamamu. Taruhan, ia tak menyimaknya jalannya film dan sibuk memandangi wajahmu. Ia akan sering bertanya tentang plot film, hanya supaya bisa berbincang denganmu. Kau akan menjelaskan cerita film dengan detil hanya supaya tak terlihat gugup. Ia menikmati hal itu, melihatmu menyerocos tiada henti.

Harusnya kau sempat perhatikan, tangannya mengepal-menutup, tandanya ia sedang perang batin untuk menggenggam tanganmu atau tidak. Saat tubuhnya mulai condong ke arahmu, kau tak akan bisa mengontrol lagi detak jantungmu yang kelewat cepat. Dan saat film akan berakhir, mungkin ia baru akan menggenggam tanganmu yang sedingin es. Saat kau diam saja, ia akan mempererat genggaman. Perhatikan saat lampu bioskop menyala, wajahnya akan tampak sangat puas. Ia pasti cukup tau diri dengan melepaskan genggaman tangan.

Saat mengajakmu makan malam, ia tak’kan megungkit apa yang terjadi di bioskop. Ia akan memosisikan diri sebagai seorang pencerita yang baik. Ia akan menitipkan ponselnya padamu saat ia hendak ke toilet. Tandanya, ia mempercayaimu dan ia mau kau tahu akan itu. Saat ada sms masuk, kau akan penasaran siapa yang mengiriminya sms. Dan saat kautahu itu dari perempuan, kau pun mulai bertanya-tanya. Kau akan gatal membuka inbox si lelaki. Waktu menemukan katai-kata manis dalam sms,kau akan bimbang apakah laki-laki itu benar-benar menyukaimu atau tidak. Wajahmu pun gusar saat lelaki yg kausukai kembali dari toilet, dan ia bingung dgn perubahan sikapmu. Kau pun akan mulai berpikir, boleh saja lelaki dekat dengan beberapa wanita saat msh PDKT. Itu membuatmu merasa tak spesial.

Saat mengantarkanmu kembali ke rumah, ia akan berkata, “I enjoy this evening. I hope you’d feel the same.” Senyumanmu artinya “ya”. Tak sampai 10 menit setelah ia pulang, ia akan meneleponmu, membahas hal-hal yang tak bisa diucapkan secara langsung. Kau pun mengutarakan bahwa kau menengok isi inbox-nya. Dan ia akan menenangkanmu, perempuan lain bukan siapa-siapa baginya. Dan kau pun kembali senang dan berbunga-bunga.

Jika kau, Perempuan, merasa seperti apa yang kuucapkan di atas , 100% kau sdng jatuh cinta… Enjoy it🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s