Menjelajahi Arashiyama, Dari Saga Scenic Railway Hingga Bamboo Groves

Seorang teman pernah mengatakan kepada saya, “Tyas, menikmati Kyoto itu nggak cukup satu hari, minimal dua hari deh.”  Perkataan itu muncul karena saya bercerita bahwa saya hanya akan berjalan-jalan di Kyoto satu hari saja.

Akhirnya saya menuruti saran teman saya itu. Saya tinggal di Kyoto selama empat hari tiga malam. Dalam empat hari itu, ada satu hari saya sempatkan mengunjungi Dotonbori di Osaka. 

Distrik Arashiyama merupakan tempat favorit saya di Kyoto. Keindahan alam perbukitan yang serba hijau, sungai yang bersih, dan tata kota yang unik membuat saya terpukau.

Ada beberapa tempat terkenal di Arashiyama. Di antaranya Togetsukyo Bridge, Bamboo Groves, kuil-kuil di Arashiyama, dan banyak lagi. Kali ini saya ingin bercerita tentang rute petualangan saya di Arashiyama.

Tempat wisata pertama yang saya kunjungi adalah Saga Scenic Railway atau sering juga disebut Saga Romantic Railway.  Saga Scenic Railway adalah rute kereta wisata sepanjang 7 km yang membentang dari Saga Arashiyama ke Kameoka. Kita bisa memilih memulai perjalanan dari Saga Arashiyama atau dari Kameoka.

Penampakan Kereta Saga Scenic

Saga Scenic Railway memiliki stasiun sendiri yang letaknya tidak jauh dari JR Station. Bila kita berangkat dari Saga Arashiyama, maka kita tinggal menuju stasiun Torokko Arashiyama Station (persis di sebelah JR Saga Arashiyama Station). Bila kita berangkat dari Kameoka, maka departing point – dimulai dari Torokko Kameoka Station (dekat dengan JR Umahori Station). Kereta Saga Scenic berangkat tiap satu jam (jadwal di Torokko Arashiyama Station adalah 09.07, 10.07, 11.07, 12.07, dan seterusnya hingga terakhir sebelum pukul 16.00). Harga tiketnya JPY 62o one way.

Saya sendiri memilih berangkat dari Torokko Arashiyama Station. A breathtaking view started to come when the train finally departed. Jalur kereta itu bersisian dengan sungai, terkadang membelah bukit, dan melewati jembatan. Dari kereta kita bisa melihat Hozu River dan  perbukitan yang serba hijau. Terkadang ada pula pohon berwarna kuning dan merah. Kebetulan karena saya pergi saat spring season, maka masih banyak bunga Sakura bermekaran. Oh iya, selain spring season, autumn season juga musim yang bagus untuk menikmati pemandangan di Saga Scenic Railway.

Pemandangan dari Kereta

Di Dalam Kereta
 
Saat tiba di Torokko Kameoka Station, ada tiga cara untuk bisa kembali ke area Arashiyama. Pertama, melalui kembali rute Saga Scenic Railway. Kedua, menuju stasiun terdekat yakni JR Umahori. Ketiga, dengan menggunakan Hozu River Boat.

 
Saya memilih yang ketiga, yakni melalui Hozu River dengan menggunakan boat. Setelah keluar dari Torokko Kameoka Station, kita akan menjumpai spot parkir bus yang menuju Hozu River Boat Terminal. Bus akan berangkat satu jam sekali. Harga sekali naik adalah JPY 310. Siapkan uang pas ya. 

Jadwal Bus ke Hozu River Boat Terminal

 

Foto Bersama Suami Sambil Menunggu Bus Datang
 
Siapkan kocek sebesar JPY 4.200 ya untuk ikut tur melalui Hozu River Boat. Agak mahal memang, tapi semuanya terbayar puas kok. Jalur Hozu River Boat melalui sungai berbatu-batu besar dan arusnya cukup deras. Namun uniknya, boat ini tidak menggunakan tenaga mesin sama sekali, tetap menggunakan tenaga empat orang manusia. 
Pemandangan sepanjang sungai sulit digambarkan dengan kata-kata, sungguh sangat indah. Terkadang adrenalin kita sedikit terpacu saat and boat meluncur turun di arus yang deras atau saat harus melewati bebatuan tanpa menabrak.

 

   
 
Perjalanan menggunakan  boat memakan waktu 1,5 jam. Kebetulan sudah lewat jam 14.00 dan kami belum makan siang sehingga lapar sekali. Tak disangka di tengah perjalanan boat, ada boat lainnya mendekat yang ternyata adalah penjual makanan. Boat yang kami tumpangi pun berhenti untuk memberikan kesempatan kepada penumpang untuk makan.

Kami pun tiba di boat pier yang ternyata terletak sangat dekat dengan Togetsukyo Bridge yang terkenal itu. Langsung saja kami foto-foto di tempat jembatan Togetsukyo.

 

Di Jembatan Togetsukyo
  
Latar Belakang Togetsukyo Bridge
 

Setelah puas berfoto di Togetsukyo Bridge, kami pun segera mencari makan siang di daerah situ. Tenang, ada banyak kedai makan yang sangat menggugah selera. Saya dan suami memesan Beef Curry Udon dan Tamago Miso Udon. 

Saatnya menuju Bamboo Groves. Tempat itu sebenarnya merupakan jalan sepanjang 700 meter yang kanan-kirinya ditanami bambu-bambu. Suasanya asri, namun menurut saya tetap ada kesan spooky karena ada beberapa spot pemakaman di sana.

 

Bamboo Groves
 
Selain tempat-tempat yang saya kunjungi tadi, masih banyak tempat wisata lainnya. Namun karena badan rasanya sudah terlalu lelah, maka kami pun beranjak pulang. JR Saga Arashiyama berada tak jauh dari Bamboo Groves. Berikut saya posting peta wisata di Arashiyama ya.

 

Saga Arashiyama Map
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s