Itinerary Liburan ke Jepang (Hari #9) : Mengunjungi Odaiba City

Perasaan senang dan sedih menjadi satu di hari kesembilan liburan ke Jepang ini (besok sudah harus kembali ke Indonesia). Hari ini kami tidak pergi jauh, hanya akan berkeliling Odaiba City dan kembali merasakan ramainya Shibuya. Sudah hampir tengah hari saat kami akan pergi ke Odaiba.   

Odaiba adalah sebuah pulau buatan di Teluk Tokyo yang dihubungkan dengan pusat kota Tokyo melalui Rainbow Bridge. Konon katanya Rainbow Bridge ini akan bersinar sangat indah pada saat malam hari. Apabila Anda pergi di sekitar awal April, masih ada festival cahaya atau spring illumination festival di malam hari yang akan menambah keindahan pemandangan di Odaiba. 

Ada apa saja di Odaiba? Hal ini yang senantiasa ditanyakan orang. Mengeksplor Odaiba mungkin hanya membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam saja apabila Anda bersanta-santai di sana. Hal tidak boleh dilewatkan di Odaiba – selain Rainbow Bridge – terutama adalah berfoto bersama robot Gundam raksasa dan replika Patung Liberty. Ada pula ferris wheel raksasa yang bisa memberikan pemandangan pusat Tokyo dari ketinggian. Dan jangan lupa berfoto dengan latar belakang Fuji TV Building. 

Di Depan Fuji TV Building
 

Pertama kali saya mengunjungi DiverCity Tokyo Plaza (mall). Kebetulan DiverCity Tokyo Plaza ini adalah mall kedua di Jepang yang saya kunjungi setelah Aeon Mall di Kyoto. Di DiverCity Tokyo Plaza inilah saya membeli oleh-oleh berupa makanan dan suvenir. Toko rekomendasi saya sadalah The Daiba karena itu satu-satunya toko yang spesialisasinya suvenir popular khas Jepang. Saya membeli 10 kotak Tokyo Banana dan puluhan bungkus KitKat aneka rasa di toko ini. Harga yang ditawarkan tidak lebih mahal dari toko-toko biasanya. Selain itu, di sini juga terdapat beragam suvenir seperti magnet kulkas, gantungan kunci, kaus, gelas, cangkir, teko minum, topi, tas, dan banyak lagi. The Daiba ini adalah salah satu toko duty free.

Selain di The Daiba, di DiverCity ini banyak terdapat store yang sudah banyak ditemui di Indonesia. Sebut saja Uniqlo, Marc Jacobs, Forever 21, Fossil, Zara, Lacoste, LeSportsac, Skechers, Michael Kors, Bershka, dll. Saya sempat membeli beberapa potong baju di Uniqlo yang modelnya belum ada di Indonesia kala itu. Tidak jauh dari The Daiba terdapat toko Hello Kitty, lho, di sini tersedia berbagai macam pernak-pernik Hello Kitty. Sungguh surga bagi pecinta Hello Kitty.

Penyuka robot Gundam pasti tidak sabar untuk menyaksikan sendiri betapa besarnya si robot yang berada di bagian belakang DiverCity Plaza. Yup, selesai berbelanja, suami saya langsung ajak saya melihat si Robot Gundam Raksasa. Pada waktu kami datang, kami masih bisa berfoto dalam jarak dekat dengan si Gundam. Saya berdiri di dekat kaki Gundam dan terlihat sangat kecil saat difoto. Tidak berapa lama sesudahnya, ada petugas yang terlihat seperti mengusir kami dari area Gundam dan memberi rantai di sekitar robot Gundam itu. Saya pikir kami melakukan kesalahan atau apa. Ternyata waktu itu sudah saatnya atraksi robot Gundam. Robot itu ternyata bisa bergerak walau hanya kepalanya saja, diiringi musik dan suara khas Gundam. Tak heran banyak orang berkumpul di sana.  

 

Me VS Giant Gundam
 
Kami menyempatkan makan siang sebentar di foodcourt DiverCity Plaza sebelum pergi ke Aquacity dan The Decks, pusat perbelanjaan lainnya di Odaiba. Namun, kami pergi ke sana bukan untuk berbelanja (lagi). Kami hanya duduk-duduk di bagian belakang The Decks sambil menikmati pemandangan Teluk Tokyo, Rainbow Bridge, dan gedung-gedung bertingkat di kejauhan.

Geser sedikit dari The Decks ada Aqaucity, tempat di mana terdapat replika Liberty Statue, tepatnya di bagian belakang Aquacity. Kita bisa berfoto dengan latar belakang replika Liberty Statue di skybridge yang menghubungkan Aquacity dengan tempat patung itu berada. Di sini salah satu atraksi di Odaiba yang dipenuhi oleh turis mancanegara. Oh iya, di Aquacity saat ini sudah ada museum lilin Madam Tussauds lho.  

Cukup puas berjalan-jalan area The Decks dan Aqucity, kami beranjak ke area Pallete Town di mana terdapat ferris wheel raksasa dan Toyota Mega Web. Mata suami saya berbinar-biar saat memasuki Toyota Mega Web. Di tempat itu Anda bisa melihat display mobil-mobil tercanggih keluaran Toyota dan proses perakitan mobil Toyota Selain itu, Anda juga bisa mencoba test drive mobil di sana, tapi tidak gratis alias bayar. Yang gratis hanya biasa masuk Toyota Mega Web saja.  

Stasiun terdekat untuk mengekspor tempat-tempat yang saya sebutkan tadi adalah Tokyo Teleport yang terhubung ke pusat kota Tokyo dengan Rinkai Line (subway). Rinkai Line tidak di-cover oleh JR Pass.

Hari sudah menjelang sore saat kami kelelahan menjelajahi Odaiba. Meski antara satu gedung ke gedung lain terlihat dekat, namun ternyata cukup bisa membuat kaki kami pegal-pegal. Kami pun kembali ke hotel untuk menaruh barang belanjaan kami dan beristirahat sebentar. Saat malam tiba, kami memutuskan untuk menikmati malam terakhir kami di sekitar Shibuya crossing.

 That’s all I could share about our honeymoon to Japan. It will never be forgotten. If you want to follow my itinerary, just search for “Travel Around Japan” category by clicking the Menu button. 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s